Ngopi Bareng Insan Pers, Densus 88 Kalteng Tekankan Pencegahan Radikalisme Sejak Usia Dini

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya — Upaya menangkal radikalisme dan kekerasan sadistis sejak usia dini menjadi fokus perhatian Tim Densus 88 Antiteror Polda Kalimantan Tengah. Komitmen tersebut mengemuka dalam forum diskusi santai bertajuk ngopi bareng insan pers yang digelar bersama jurnalis di Palangka Raya, Kamis (15/1/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Kalimantan Tengah itu diinisiasi oleh SPRI Kalteng dan dihadiri perwakilan organisasi kewartawanan serta insan pers dari berbagai media cetak maupun daring.
Ketua SPRI Kalteng Muhammad Sidik melalui Sekretaris SPRI Kalteng, Rizaldi, menegaskan bahwa forum tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang strategis untuk membangun kesadaran kolektif menghadapi ancaman radikalisme di tengah derasnya arus informasi digital.

“Hari ini kita berkumpul bukan untuk seremoni semata, melainkan membicarakan benteng bersama. Di era informasi tanpa batas, paham-paham yang dapat memecah belah bangsa kerap menyusup tanpa disadari, baik melalui media sosial, ruang diskusi, hingga lingkungan terdekat,” ujarnya.

Rizaldi menjelaskan, diskusi bertema Menangkal Radikalisme Sedini Mungkin tersebut menitikberatkan pada materi deteksi dini dan strategi pencegahan di era digital. Menurutnya, tema ini menjadi panggilan mendesak bagi seluruh elemen, khususnya insan pers.

“Radikalisme bukan hanya soal tindakan, tetapi juga soal pola pikir. Karena itu, pencegahan sejak dini menjadi langkah paling krusial. Melalui kegiatan ini, kami ingin mempertajam kepekaan dan literasi, agar pers tidak hanya menjadi penonton, tetapi tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI, khususnya di Bumi Tambun Bungai,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Densus 88 Antiteror Polda Kalteng, Ganjar Satriyono, mengapresiasi terselenggaranya diskusi tersebut. Ia menilai peran media sangat strategis dalam upaya pencegahan radikalisme di tengah masyarakat.

“Kami siap membantu menyosialisasikan langkah-langkah pencegahan terhadap paham radikalisme serta tindakan yang tidak selaras dengan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan,” ujarnya.

Ganjar juga berharap sinergi antara aparat penegak hukum dan insan pers di Kalimantan Tengah dapat terus terjalin secara berkelanjutan.

“Kita tidak bisa bergerak sendiri. Karena itu, kami membutuhkan peran rekan-rekan media untuk menyampaikan edukasi dan bahaya radikalisme kepada masyarakat luas. NKRI adalah harga mati,” tegasnya

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Asmin Bara Bronang Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Misteri 7.215 Hektare Lahan Eks BJAP, Statusnya Belum Jelas
FKM Soroti Proyek Jalan Desa Pulau Kaladan Rp1 Miliar, Minta PUPR Kapuas Beri Klarifikasi
Publik Soroti Komitmen Lingkungan PT Rimau Energi Mining di Barito Timur
Kapolda Kalteng Ajak Media Perkuat Kemitraan di Hari Bhayangkara ke-80
Sosialisasi DAD Barito Utara ke PT BEK Tuai Pro Kontra: Ormas Dayak Desak Pembekuan DAD Barut
Turangga Resources Raih Gold Award ISA 2026 Berkat Program Rehabilitasi DAS di Kalteng
AKP Rahmad Tuah Dipercaya Pimpin Reskrim Polres Barsel

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:03 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Asmin Bara Bronang Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41 WIB

Misteri 7.215 Hektare Lahan Eks BJAP, Statusnya Belum Jelas

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:47 WIB

FKM Soroti Proyek Jalan Desa Pulau Kaladan Rp1 Miliar, Minta PUPR Kapuas Beri Klarifikasi

Senin, 15 Juni 2026 - 07:20 WIB

Publik Soroti Komitmen Lingkungan PT Rimau Energi Mining di Barito Timur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:23 WIB

Kapolda Kalteng Ajak Media Perkuat Kemitraan di Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru