Kasus DBD Meningkat di Jalan Mendawai Palangka Raya

Jumat, 23 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya –  Demam berdarah dengue (DBD) kini menghantui permukiman warga di Jalan Mendawai Induk Ujung, RT 02 RW 07, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.

Dalam sepekan terakhir, beberapa warga dilaporkan terserang DBD, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Serangan DBD ini tak bisa dianggap sepele. Sejumlah warga dengan gejala demam tinggi, nyeri sendi, dan penurunan trombosit terpaksa harus menjalani perawatan medis intensif.

Bahkan, beberapa pasien dirujuk dan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya serta RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Warga setempat menyebut, kasus demam berdarah muncul hampir bersamaan dan menyebar cepat di lingkungan mereka. Kondisi ini memicu kecemasan, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil dan lansia, kelompok yang paling rentan terhadap komplikasi DBD.

“Dalam satu minggu ini banyak yang sakit, ada anak-anak dan juga orang tua. Beberapa sampai harus dirawat di rumah sakit,” ungkap Sugian, warga setempat, Kamis (22/1/2026).

Sugian yang juga salah seorang jurnalis di Palangka Raya ini menambahkan, anaknya sendiri kini masih menjalani perawatan akibat DBD.

Merebaknya kasus ini memunculkan desakan keras dari warga agar pemerintah daerah dan instansi kesehatan segera turun tangan.

Warga berharap dilakukan langkah cepat dan terukur, mulai dari penyelidikan epidemiologi, pengasapan (fogging) menyeluruh, hingga edukasi masif pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Selain itu, warga meminta perhatian serius terhadap kondisi lingkungan yang dinilai berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti genangan air dan drainase yang tidak optimal. Tanpa penanganan cepat, warga khawatir wabah DBD akan terus meluas dan menelan lebih banyak korban.

“Jangan sampai menunggu korban bertambah baru bertindak. Kami butuh penanganan segera,” tegas salah satu warga.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

H. Nadalsyah (Koyem) Wafat, IPJI Kalteng Sampaikan Duka Mendalam
IPJI, SPRI, AWPI, IWO dan FKM Bersatu Bagikan Ribuan Masker
Disdukcapil Palangka Raya Jemput Bola Percepat Layanan IKD
Action Sosial Insan Pers Kalteng, Warga Dapat Layanan Aktivasi IKD
Edy Pratowo: Dunia Usaha Berperan Penting Dorong Ekonomi Kalteng
Lima Anggota MPA Sabaru Kembali Usai Terlibat Pemadaman Karhutla di Hutan Sebangau
Kuasa Hukum Prianto Minta ESDM Tunda atau Cabut RKAB PT NPR
Kepedulian di Tengah Kabut Asap, TTA Group Perkuat Perlindungan Kesehatan Anak Panti

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:36 WIB

H. Nadalsyah (Koyem) Wafat, IPJI Kalteng Sampaikan Duka Mendalam

Senin, 28 September 2026 - 14:43 WIB

IPJI, SPRI, AWPI, IWO dan FKM Bersatu Bagikan Ribuan Masker

Senin, 28 September 2026 - 13:58 WIB

Disdukcapil Palangka Raya Jemput Bola Percepat Layanan IKD

Senin, 28 September 2026 - 13:21 WIB

Action Sosial Insan Pers Kalteng, Warga Dapat Layanan Aktivasi IKD

Kamis, 24 September 2026 - 17:12 WIB

Edy Pratowo: Dunia Usaha Berperan Penting Dorong Ekonomi Kalteng

Berita Terbaru

Borneo

Disdukcapil Palangka Raya Jemput Bola Percepat Layanan IKD

Senin, 28 Sep 2026 - 13:58 WIB