Plt Kadinkes Palangka Raya Tinjau Mendawai, Pemkot Siapkan Fogging dan Pembersihan Lingkungan Cegah DBD

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya merespons cepat meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) yang meresahkan warga di kawasan Mendawai. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, H. Riduan, turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Jumat (23/1/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggap darurat atas laporan meningkatnya jumlah warga yang terserang DBD dalam beberapa waktu terakhir. Selain memastikan kondisi di lapangan, kunjungan ini juga bertujuan menenangkan warga serta menyusun langkah penanganan lanjutan.

Dalam keterangannya, H. Riduan menegaskan agar masyarakat tidak menyepelekan gejala awal DBD, terutama demam atau panas tinggi yang berlangsung lebih dari dua hari. Ia meminta warga segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat guna mencegah risiko komplikasi yang lebih serius.

“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Jika mengalami demam tinggi, jangan menunggu parah. Segera periksa ke puskesmas atau rumah sakit,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya akan menurunkan petugas dari Puskesmas Bukit Hindu untuk melakukan pembersihan lingkungan di wilayah Mendawai. Selain itu, tindakan pengasapan (fogging) dan penyemprotan direncanakan akan dilaksanakan pada Senin mendatang sebagai upaya memutus rantai penularan nyamuk Aedes aegypti.

Tak hanya mengandalkan intervensi pemerintah, Riduan juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan menjaga kebersihan lingkungan, menguras tempat penampungan air, serta menghindari genangan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

“Upaya ini tidak akan maksimal tanpa keterlibatan warga. PSN harus dilakukan secara rutin agar penyebaran DBD bisa ditekan,” tegasnya.

Pemerintah daerah memastikan akan terus memantau perkembangan kasus DBD di wilayah tersebut dan mengambil langkah lanjutan sesuai kebutuhan, demi melindungi kesehatan masyarakat dan mencegah meluasnya wabah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Asmin Bara Bronang Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Misteri 7.215 Hektare Lahan Eks BJAP, Statusnya Belum Jelas
FKM Soroti Proyek Jalan Desa Pulau Kaladan Rp1 Miliar, Minta PUPR Kapuas Beri Klarifikasi
Publik Soroti Komitmen Lingkungan PT Rimau Energi Mining di Barito Timur
Kapolda Kalteng Ajak Media Perkuat Kemitraan di Hari Bhayangkara ke-80
Sosialisasi DAD Barito Utara ke PT BEK Tuai Pro Kontra: Ormas Dayak Desak Pembekuan DAD Barut
Turangga Resources Raih Gold Award ISA 2026 Berkat Program Rehabilitasi DAS di Kalteng
AKP Rahmad Tuah Dipercaya Pimpin Reskrim Polres Barsel

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:03 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Asmin Bara Bronang Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41 WIB

Misteri 7.215 Hektare Lahan Eks BJAP, Statusnya Belum Jelas

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:47 WIB

FKM Soroti Proyek Jalan Desa Pulau Kaladan Rp1 Miliar, Minta PUPR Kapuas Beri Klarifikasi

Senin, 15 Juni 2026 - 07:20 WIB

Publik Soroti Komitmen Lingkungan PT Rimau Energi Mining di Barito Timur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:23 WIB

Kapolda Kalteng Ajak Media Perkuat Kemitraan di Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru