Belanja Wisata Paskibraka Seruyan Masuk Temuan BPK, Nilai Selisih Rp135 Juta

Rabu, 14 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seruyan — Penggunaan anggaran Program Penguatan Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan untuk membiayai perjalanan wisata anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Seruyan ke Yogyakarta pada Tahun 2024 menjadi sorotan publik. Sorotan tersebut mencuat setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan kegiatan dimaksud.

Berdasarkan dokumen hasil pemeriksaan BPK, kegiatan yang dilaksanakan pada 11–17 November 2024 itu dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan, pada sub kegiatan Pembentukan Paskibraka. Kegiatan tersebut disebut bertujuan sebagai bentuk pemberian penghargaan atau reward kepada anggota Paskibraka Kabupaten Seruyan.

Namun demikian, penggunaan anggaran yang melekat pada program penguatan ideologi Pancasila untuk kegiatan yang bersifat rekreatif dinilai tidak sejalan dengan indikator kinerja program. Dalam dokumen perencanaan, program tersebut menitikberatkan pada pembinaan nilai-nilai ideologi Pancasila dan karakter kebangsaan, bukan pada pelaksanaan perjalanan wisata.

Dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Perubahan, target kinerja sub kegiatan Pembentukan Paskibraka mencakup terpenuhinya jumlah anggota Paskibraka serta persentase masyarakat yang dibina dalam bidang ideologi Pancasila. Tidak ditemukan indikator kinerja yang secara eksplisit mengaitkan program tersebut dengan pelaksanaan kegiatan wisata.

Selain persoalan relevansi kebijakan anggaran, BPK juga mencatat tidak adanya laporan pelaksanaan kegiatan, meskipun anggaran telah direalisasikan. Temuan lain yang disorot adalah ketidaksesuaian belanja penginapan serta makan dan minum.

Berdasarkan hasil konfirmasi BPK kepada pihak Hotel Cube Yogyakarta dan Aquarius Boutique Sampit, ditemukan selisih antara belanja yang dipertanggungjawabkan dengan kondisi senyatanya. Total nilai ketidaksesuaian tersebut mencapai Rp135.345.000.

Menanggapi temuan tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Seruyan, AS, menyatakan bahwa hasil pemeriksaan BPK telah ditindaklanjuti.

“Info terakhir sudah selesai, hasil temuan BPK tersebut langsung dikembalikan,” ujar AS kepada media, Rabu (14/1/2026).
Namun, sejumlah poin lain yang dikonfirmasi media tidak mendapatkan penjelasan.

Lanjutan, AS juga menyampaikan bahwa dirinya masih perlu berkoordinasi dengan Sekretaris Badan Kesbangpol untuk dapat memberikan keterangan secara lebih rinci.

Sementara itu, pejabat yang sebelumnya sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Seruyan juga menyatakan belum dapat memberikan keterangan substansial.

Ia menyebut perlu memperoleh izin pimpinan sebelum menjawab pertanyaan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.

Penggunaan anggaran penguatan ideologi Pancasila untuk membiayai kegiatan wisata sebagai bentuk reward, yang disertai temuan BPK dan minimnya penjelasan mengenai akar persoalan, memunculkan pertanyaan lebih luas mengenai rasionalitas perencanaan serta akuntabilitas belanja APBD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan.(rilies Seputar Kalimantan)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

H. Nadalsyah (Koyem) Wafat, IPJI Kalteng Sampaikan Duka Mendalam
IPJI, SPRI, AWPI, IWO dan FKM Bersatu Bagikan Ribuan Masker
Disdukcapil Palangka Raya Jemput Bola Percepat Layanan IKD
Action Sosial Insan Pers Kalteng, Warga Dapat Layanan Aktivasi IKD
Edy Pratowo: Dunia Usaha Berperan Penting Dorong Ekonomi Kalteng
Lima Anggota MPA Sabaru Kembali Usai Terlibat Pemadaman Karhutla di Hutan Sebangau
Kuasa Hukum Prianto Minta ESDM Tunda atau Cabut RKAB PT NPR
Kepedulian di Tengah Kabut Asap, TTA Group Perkuat Perlindungan Kesehatan Anak Panti

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:36 WIB

H. Nadalsyah (Koyem) Wafat, IPJI Kalteng Sampaikan Duka Mendalam

Senin, 28 September 2026 - 14:43 WIB

IPJI, SPRI, AWPI, IWO dan FKM Bersatu Bagikan Ribuan Masker

Senin, 28 September 2026 - 13:58 WIB

Disdukcapil Palangka Raya Jemput Bola Percepat Layanan IKD

Senin, 28 September 2026 - 13:21 WIB

Action Sosial Insan Pers Kalteng, Warga Dapat Layanan Aktivasi IKD

Kamis, 24 September 2026 - 17:12 WIB

Edy Pratowo: Dunia Usaha Berperan Penting Dorong Ekonomi Kalteng

Berita Terbaru

Borneo

Disdukcapil Palangka Raya Jemput Bola Percepat Layanan IKD

Senin, 28 Sep 2026 - 13:58 WIB