BI Kalteng Paparkan Prospek Ekonomi 2026, Pemprov Tekankan Penguatan Pangan dan Hilirisasi

Rabu, 13 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat sinergi menghadapi tantangan ekonomi 2026 melalui agenda Diseminasi Laporan Perekonomian Daerah yang digelar di Aula Betang Hapakat, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, yang mewakili Gubernur Agustiar Sabran. Forum itu menjadi wadah pembahasan perkembangan ekonomi global, nasional, hingga daerah, sekaligus memperkuat langkah bersama dalam menjaga ketahanan pangan dan energi di Kalimantan Tengah.

Dalam sambutan gubernur yang dibacakannya, Sunarti menyampaikan bahwa kondisi ekonomi global tahun 2026 masih dibayangi perlambatan pertumbuhan dunia dan ketidakstabilan pasar keuangan internasional. Meski demikian, Kalimantan Tengah dinilai memiliki peluang untuk tetap mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif.

Optimisme tersebut didorong oleh penguatan sektor pertanian, industri pengolahan, percepatan hilirisasi, serta meningkatnya investasi di berbagai sektor strategis daerah.

“Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci menjaga pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk penguatan sektor unggulan, peningkatan produksi pangan, pengendalian inflasi, hingga pengembangan pariwisata dan UMKM,” ujar Sunarti saat membacakan sambutan gubernur.

Pemprov Kalteng juga menyoroti pentingnya peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah melalui digitalisasi, pelatihan sumber daya manusia, dukungan infrastruktur, serta perluasan kemitraan dengan industri dalam negeri agar UMKM mampu menjadi penggerak ekonomi baru.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Adhi Nugroho, mengatakan bahwa ketidakpastian ekonomi global pada 2026 masih dipengaruhi dinamika geopolitik dan tekanan inflasi internasional.

Menurutnya, di tengah situasi tersebut, Bank Indonesia tetap mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 4,75 persen sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.

Adhi berharap sinergi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna menjaga stabilitas serta meningkatkan daya saing ekonomi Kalimantan Tengah.

Diseminasi laporan perekonomian tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, perbankan, dan berbagai stakeholder lainnya sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah di tengah tantangan global.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

H. Nadalsyah (Koyem) Wafat, IPJI Kalteng Sampaikan Duka Mendalam
IPJI, SPRI, AWPI, IWO dan FKM Bersatu Bagikan Ribuan Masker
Disdukcapil Palangka Raya Jemput Bola Percepat Layanan IKD
Action Sosial Insan Pers Kalteng, Warga Dapat Layanan Aktivasi IKD
Edy Pratowo: Dunia Usaha Berperan Penting Dorong Ekonomi Kalteng
Lima Anggota MPA Sabaru Kembali Usai Terlibat Pemadaman Karhutla di Hutan Sebangau
Kuasa Hukum Prianto Minta ESDM Tunda atau Cabut RKAB PT NPR
Kepedulian di Tengah Kabut Asap, TTA Group Perkuat Perlindungan Kesehatan Anak Panti

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:36 WIB

H. Nadalsyah (Koyem) Wafat, IPJI Kalteng Sampaikan Duka Mendalam

Senin, 28 September 2026 - 14:43 WIB

IPJI, SPRI, AWPI, IWO dan FKM Bersatu Bagikan Ribuan Masker

Senin, 28 September 2026 - 13:58 WIB

Disdukcapil Palangka Raya Jemput Bola Percepat Layanan IKD

Senin, 28 September 2026 - 13:21 WIB

Action Sosial Insan Pers Kalteng, Warga Dapat Layanan Aktivasi IKD

Kamis, 24 September 2026 - 17:12 WIB

Edy Pratowo: Dunia Usaha Berperan Penting Dorong Ekonomi Kalteng

Berita Terbaru

Borneo

Disdukcapil Palangka Raya Jemput Bola Percepat Layanan IKD

Senin, 28 Sep 2026 - 13:58 WIB