Antisipasi Cuaca Ekstrem, Petani Percepat Tanam di Teluk Timbau Kapuas

Kamis, 9 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BUNTOK, INFO JURNALIS BORNEO.com – Mengantisipasi cuaca ekstrem yang diprediksi BMKG, petani di Desa Teluk Timbau mempercepat masa tanam padi, Kamis (09/04/2026). Langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko kekeringan akibat fenomena El Nino serta ancaman luapan sungai yang berpotensi merendam lahan persawahan. Sekitar 50 kepala keluarga menggarap 40 hektare sawah secara serentak guna menjaga produksi pertanian.

Kenaikan debit air sungai yang cepat membuat area persawahan berisiko terendam dalam waktu singkat. Kondisi ini mendorong petani menentukan jadwal tanam lebih awal agar tanaman memasuki fase panen sebelum potensi banjir datang.

Kepala desa setempat mengatakan percepatan tanam merupakan strategi adaptif menghadapi dua ancaman sekaligus. “Jika terlambat, tanaman bisa terdampak sebelum masuk masa panen. Maka kami harus bergerak cepat sejak tahap awal,” ujarnya.

Program percepatan dilakukan melalui pengolahan lahan lebih cepat, persemaian lebih awal, serta penggunaan bibit unggul yang lebih tahan perubahan cuaca. Masa tanam hingga panen di wilayah ini berkisar empat bulan sejak persemaian, sehingga ketepatan waktu menjadi faktor penting.

Dukungan juga datang dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT TTA Group yang meninjau langsung kondisi pertanian. Perusahaan turut memberikan bantuan mesin perontok padi guna mempercepat proses panen dan meningkatkan efisiensi hasil.

Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan sektor swasta dinilai mampu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim. Langkah percepatan tanam ini diharapkan menjaga produktivitas pertanian sekaligus menjadi contoh adaptasi bagi wilayah lain dengan kondisi serupa.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Narkoba Mengancam Desa, BNN RI Serukan Kewaspadaan
Karhutla di Langkai Permai Meluas, Polsek Pahandut Bersama Warga Lakukan Pemadaman
Jembatan Sei Katingan Diperbaiki, Arus Lalu Lintas Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
Warga Komplek Asabri 3 Palangka Raya Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba dan Panggung Hiburan
IPJI Kalteng Maknai HUT RI ke-81 sebagai Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat
Rapat Tertutup Soal Tali Asih PPKH 281 PT NPR Dipersoalkan, Pemilik Lahan: Hak Kami Jangan Dihilangkan
Arjoni: GP Ansor Kalteng Siap Mandiri Secara Ekonomi dan Bersinergi Tangani Karhutla
Disorot FKM, PUPR Kalteng Klaim Proyek Bahatap Besar Sesuai Kontrak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Narkoba Mengancam Desa, BNN RI Serukan Kewaspadaan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Karhutla di Langkai Permai Meluas, Polsek Pahandut Bersama Warga Lakukan Pemadaman

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:12 WIB

Jembatan Sei Katingan Diperbaiki, Arus Lalu Lintas Diberlakukan Sistem Buka-Tutup

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Warga Komplek Asabri 3 Palangka Raya Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba dan Panggung Hiburan

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:30 WIB

IPJI Kalteng Maknai HUT RI ke-81 sebagai Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Berita Terbaru

Borneo

Narkoba Mengancam Desa, BNN RI Serukan Kewaspadaan

Jumat, 21 Agu 2026 - 12:17 WIB