Pemangkasan TKD Rp 253 Miliar Membuat Sejumlah Proyek Infrastruktur Ditunda

Jumat, 26 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya harus menyesuaikan program pembangunan setelah Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat dipangkas sebesar Rp253 miliar. Pemangkasan tersebut dipastikan berdampak pada infrastruktur, khususnya proyek jalan dan drainase.(26/09/2025)

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan pengurangan dana membuat pihaknya melakukan langkah efisiensi dengan menekan belanja operasional, mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah melalui kerja sama, serta mempercepat pelaksanaan program pusat. “Pengurangan TKD tentu berdampak pada pelayanan masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur,” ujarnya saat konferensi pers, Kamis (26/9).

Fairid menambahkan, penundaan sejumlah proyek tak terhindarkan. Ia meminta masyarakat memahami kondisi tersebut dan tetap mendukung pembangunan melalui kepatuhan membayar pajak daerah sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah.

Sebagai informasi, TKD merupakan bagian dari belanja negara yang bersumber dari APBN. Dana ini terdiri dari beberapa komponen, yakni Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta Dana Otonomi Khusus. Tujuannya untuk mengurangi ketimpangan fiskal, mempercepat pemerataan pelayanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Karhutla di Langkai Permai Meluas, Polsek Pahandut Bersama Warga Lakukan Pemadaman
Jembatan Sei Katingan Diperbaiki, Arus Lalu Lintas Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
Warga Komplek Asabri 3 Palangka Raya Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba dan Panggung Hiburan
IPJI Kalteng Maknai HUT RI ke-81 sebagai Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat
Rapat Tertutup Soal Tali Asih PPKH 281 PT NPR Dipersoalkan, Pemilik Lahan: Hak Kami Jangan Dihilangkan
Arjoni: GP Ansor Kalteng Siap Mandiri Secara Ekonomi dan Bersinergi Tangani Karhutla
Disorot FKM, PUPR Kalteng Klaim Proyek Bahatap Besar Sesuai Kontrak
Dari Sekolah untuk Bumi Indonesia, Kado Istimewa HUT ke-67 SMAN 1 Palangka Raya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Karhutla di Langkai Permai Meluas, Polsek Pahandut Bersama Warga Lakukan Pemadaman

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:12 WIB

Jembatan Sei Katingan Diperbaiki, Arus Lalu Lintas Diberlakukan Sistem Buka-Tutup

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Warga Komplek Asabri 3 Palangka Raya Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba dan Panggung Hiburan

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:30 WIB

IPJI Kalteng Maknai HUT RI ke-81 sebagai Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Rapat Tertutup Soal Tali Asih PPKH 281 PT NPR Dipersoalkan, Pemilik Lahan: Hak Kami Jangan Dihilangkan

Berita Terbaru