Proyek RS KM 26 Dikritik, Opsi Alih pungsi Bekas Kantor Wali Kota Dinilai Lebih Hemat

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA, INFO JURNALIS BORNEO.com – Rencana pembangunan rumah sakit baru di KM 26, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kembali menuai sorotan, usulan alih fungsi kantor Wali Kota mencuat sebagai alternatif yang dinilai lebih efisien, Senin (27/04/2026).

Proyek yang digagas pemerintah daerah melalui Dinas PUPR Kalteng sejak Juli 2025 itu ditujukan untuk memperluas layanan kesehatan ke wilayah timur kota. Namun, rencana pembangunan dari nol dinilai berpotensi membebani keuangan daerah.

Ketua LSM Suara Masyarakat Borneo (SUMBO), Diamon, secara tegas mempertanyakan urgensi pembangunan baru di tengah tuntutan efisiensi anggaran. Ia menilai pemerintah belum maksimal memanfaatkan aset yang sudah tersedia.

“Daripada membangun dari awal dengan biaya besar, kenapa tidak memanfaatkan bangunan yang sudah ada? Kantor Wali Kota saat ini bisa direnovasi dan dialihfungsikan menjadi rumah sakit,” ujarnya.

Menurut Diamon, opsi tersebut tidak hanya menekan biaya, tetapi juga mempercepat realisasi layanan kesehatan bagi masyarakat. Ia menilai pembangunan baru berisiko memakan waktu panjang dan anggaran besar.

Di sisi lain, pembangunan fasilitas baru dinilai memberi keleluasaan desain sesuai standar layanan kesehatan modern. Namun, pilihan ini tetap menuntut perencanaan matang dan kemampuan fiskal yang kuat.

Publik menilai perdebatan ini mencerminkan persoalan klasik dalam pembangunan daerah, antara ambisi pembangunan infrastruktur baru dan tuntutan efisiensi anggaran. Keputusan dinilai harus berbasis kajian menyeluruh, bukan sekadar preferensi kebijakan.

Transparansi perencanaan menjadi sorotan utama dalam polemik ini. Publik dinilai perlu mendapatkan penjelasan terbuka terkait dasar pengambilan keputusan, termasuk perbandingan biaya dan manfaat dari setiap opsi.

Pemerintah daerah didorong membuka ruang dialog lebih luas agar kebijakan yang diambil tidak hanya tepat secara teknis, tetapi juga akuntabel dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Retakan Drainase Kebun Dinas Jabiren Disorot, Dinas Pastikan Mutu Proyek Tetap Diawasi
Polda Kalteng Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Komitmen “Polri untuk Masyarakat”
LSM FKM Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Kebun Percontohan Jabiren Rp9 Miliar
BNN Run 2026 Satukan Ribuan Warga Palangka Raya, Gaungkan Perlawanan terhadap Narkoba
Kontrak Publikasi Diskominfo Disorot, Perbedaan Tarif hingga Libatkan Akun Medsos Dinilai Perlu Dijelaskan
13 Pertanyaan Media Tak Dijawab, KPHP Barito Hilir Disorot Soal Keterbukaan Informasi
Sengketa Lahan Ahli Waris Ibung Bangas vs PT BMB Diputus, Ahli Waris Tetap Buka Ruang Dialog
DPP LIN Tegaskan Pergantian Ketua DPD Kalteng, Mandala III Klarifikasi Polemik PT Flora

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:50 WIB

Retakan Drainase Kebun Dinas Jabiren Disorot, Dinas Pastikan Mutu Proyek Tetap Diawasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:44 WIB

Polda Kalteng Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Komitmen “Polri untuk Masyarakat”

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:22 WIB

LSM FKM Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Kebun Percontohan Jabiren Rp9 Miliar

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:21 WIB

BNN Run 2026 Satukan Ribuan Warga Palangka Raya, Gaungkan Perlawanan terhadap Narkoba

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:27 WIB

Kontrak Publikasi Diskominfo Disorot, Perbedaan Tarif hingga Libatkan Akun Medsos Dinilai Perlu Dijelaskan

Berita Terbaru