Tiga Perusahaan Sawit di Bartim Dinilai Tuntas Penuhi Kewajiban Plasma

Rabu, 5 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Sutik, mengapresiasi kepatuhan tiga perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Barito Timur (Bartim) dalam memenuhi kewajiban penyediaan kebun plasma bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Menurut Sutik, hasil evaluasi terhadap tiga perusahaan tersebut menunjukkan seluruhnya telah merealisasikan kewajiban plasma. Bahkan, salah satu perusahaan tercatat membangun kebun plasma dengan luasan yang melampaui batas minimal 20 persen.

“Alhamdulillah, dari tiga perusahaan perkebunan yang kami bahas, semuanya telah memenuhi kewajiban plasma. Bahkan, ada perusahaan yang realisasinya melebihi ketentuan minimal 20 persen,” kata Sutik, Rabu (5/8/2026).

Ia menilai pemenuhan kewajiban plasma tidak sekadar menjadi bentuk kepatuhan perusahaan terhadap ketentuan yang berlaku, tetapi juga merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar perkebunan.

Keberadaan kebun plasma, lanjutnya, diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat pola kemitraan antara perusahaan perkebunan dan warga di wilayah operasionalnya.

Meski demikian, evaluasi terhadap kewajiban perusahaan perkebunan di Bartim belum mencakup seluruh perusahaan. Sutik menyebut pembahasan kali ini baru dilakukan terhadap tiga perusahaan, sedangkan perusahaan lainnya akan dievaluasi secara bertahap dalam agenda berikutnya.

“Pembahasan kali ini baru melibatkan tiga perusahaan. Perusahaan lainnya tentu akan menjadi bagian dari agenda pembahasan selanjutnya,” ujarnya.

Selain realisasi kebun plasma, pertemuan tersebut turut membahas pelaksanaan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS). Sutik mengatakan, sebagian kegiatan rehabilitasi belum dapat dilaksanakan karena kondisi musim kemarau yang perlu menjadi pertimbangan dalam pelaksanaannya.

Pertemuan itu juga melibatkan pengurus koperasi, kepala desa, serta unsur pemerintah setempat. Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan kewajiban perusahaan berjalan sesuai ketentuan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sutik berharap koordinasi antara pemerintah, perusahaan, koperasi, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan sinergi tersebut, pelaksanaan kewajiban perusahaan serta berbagai program pembangunan di daerah diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

“Koordinasi semua pihak sangat penting agar kewajiban perusahaan dapat terlaksana dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menyeberangi Sungai Demi Sekolah, Akses Pendidikan di Pedalaman Katingan Jadi Sorotan
DPRD Kalteng Dorong Pemuda Dilibatkan dalam Program Padat Karya
Karhutla Kalteng Harus Dipadamkan Sejak Api Pertama Terdeteksi
Faridawaty Dorong Pemerataan Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Pembangunan Kalteng
10 Miliar Disiapkan untuk Lanjutkan Pengaspalan Jalan Patung-Hayaping
FISDAWAN Kalteng Dalami Warisan Batik Nusantara di Museum Batik Indonesia
Arton S Dohong: Penguatan Guru Menjadi Kunci Menyiapkan SDM Unggul Kalteng
Jalan dan Jembatan Pelosok Kalteng Diminta Jadi Prioritas Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Menyeberangi Sungai Demi Sekolah, Akses Pendidikan di Pedalaman Katingan Jadi Sorotan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Karhutla Kalteng Harus Dipadamkan Sejak Api Pertama Terdeteksi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Faridawaty Dorong Pemerataan Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Pembangunan Kalteng

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:07 WIB

10 Miliar Disiapkan untuk Lanjutkan Pengaspalan Jalan Patung-Hayaping

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:03 WIB

FISDAWAN Kalteng Dalami Warisan Batik Nusantara di Museum Batik Indonesia

Berita Terbaru

Borneo

Jalur Katingan–Sampit Disesaki Angkutan Batu Bara

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:50 WIB