Jurnalis, Lilin di Tengah Gelap: Semangat Kepahlawanan di Era Informasi

Minggu, 9 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA – Dalam Pandopo Hasundau rumahnya di kota Palangka Raya, Sabtu (8/11/2025), Hartany Soekarno seorang jurnalis senior di Kalimantan Tengah, berbicara pelan namun penuh makna. “Jurnalis itu ibarat lilin yang menerangi sebuah ruangan,” ucapnya sambil menatap jauh ke kedepan. “Walau terlihat redup, tapi ia mampu memberi penerangan bagi banyak orang yang hidup dalam kegelapan.” ucapanya pelan.

Kalimat itu menggema, seperti mengingatkan kembali akan makna kepahlawanan di era kini, era di mana medan perjuangan tak lagi diisi deru senjata, melainkan dentingan kata, data, dan keberanian menyuarakan kebenaran.

Peringatan Hari Pahlawan tahun 2025 mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.” Tema itu bukan sekadar slogan, melainkan cermin dari semangat yang terus hidup di dada mereka yang memilih untuk berjuang dengan cara mereka sendiri.

Bagi Hartany, jurnalis adalah pahlawan masa kini. Bukan karena gagah di medan perang, melainkan karena keberaniannya menulis tentang keadilan di tengah tekanan, kepentingan, dan ketidakpastian.
“Jangan pernah takut untuk menyuarakan keadilan lewat berita yang kita tulis,” katanya tegas. “Selama tulisan itu membawa kebenaran dan memberi manfaat bagi masyarakat, maka disanalah letak nilai kepahlawanan seorang jurnalis.” jelasnya lagi.

Menjadi jurnalis di masa kini bukan perkara mudah, bahkan raganya pun bisa menjadi sebuah taruhan. Di tengah derasnya arus informasi dan disinformasi, kejujuran menjadi tameng terakhir. Bagi Hartany, tugas jurnalis bukan hanya melaporkan fakta, tetapi juga menjaga nurani publik agar tidak terperangkap dalam kabut kepalsuan.

Ia percaya, keberanian jurnalis sejati bukan diukur dari seberapa banyak berita yang ditulis, tetapi dari seberapa dalam dampak positif yang ditinggalkan bagi masyarakat. “Tulisan yang jujur bisa menjadi obor bagi mereka yang mencari arah,” ujarnya lirih.

Mereka yang bekerja di balik meja redaksi, menyusuri lorong-lorong kota, atau menanti narasumber hingga larut malam, mungkin tak pernah disebut pahlawan. Tapi bagi banyak orang, tulisan merekalah yang membuka mata terhadap ketidakadilan, menyalakan harapan, dan menegakkan nurani.

Hartany menutup perbincangan dengan senyum tipis. “Kita mungkin bukan pahlawan yang dikenang dengan patung atau upacara. Tapi selama pena kita masih menulis untuk kebenaran, semangat kepahlawanan itu akan terus hidup dalam nurani publik” tutupnya.

Hari Pahlawan 2025 bukan hanya tentang mengenang mereka yang gugur di masa lalu, tetapi juga tentang menghargai mereka yang terus berjuang dalam diam, termasuk para jurnalis yang menyalakan cahaya kebenaran di tengah gelapnya informasi.

Karena pada akhirnya, kepahlawanan bukan soal besar atau kecilnya peran, melainkan tentang keberanian untuk terus bergerak, melanjutkan perjuangan, dan menyalakan terang, meski hanya dengan sebatang lilin kecil.

Selamat Hari Pahlawan, khususnya para jurnalis teruslah menulis untuk memberitakan kebenaran dan keadilan. “Salam Jurnalis untuk Keadilan”

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pembukaan Lahan Ilegal HPK Sukamara Bergulir, Bupati Masduki Belum Beri Klarifikasi
Pledoi Dibacakan, Terdakwa Riky Akui Perbuatan di PN Palangka Raya
Klarifikasi Dugaan Pungli, Dishub Bantah Permintaan Uang
Sorotan Dugaan Pungli, APEPKA Desak Investigasi Dishub Palangka Raya
Oknum Pembobol Bank BPD Kalteng Dituntut 12 Tahun Penjara
PT Telen Orbit Prima Layani 129 Warga Kapuas Tengah
Gugatan Warga Negara di PN Palangka Raya Seret Pejabat dan Tiga Perusahaan
Penyidikan Dugaan Perambahan Hutan Sukamara, Oknum Kepala Daerah Disorot

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 21:54 WIB

Kasus Dugaan Pembukaan Lahan Ilegal HPK Sukamara Bergulir, Bupati Masduki Belum Beri Klarifikasi

Kamis, 23 April 2026 - 18:19 WIB

Pledoi Dibacakan, Terdakwa Riky Akui Perbuatan di PN Palangka Raya

Selasa, 21 April 2026 - 12:41 WIB

Klarifikasi Dugaan Pungli, Dishub Bantah Permintaan Uang

Senin, 20 April 2026 - 21:04 WIB

Sorotan Dugaan Pungli, APEPKA Desak Investigasi Dishub Palangka Raya

Rabu, 15 April 2026 - 18:53 WIB

PT Telen Orbit Prima Layani 129 Warga Kapuas Tengah

Berita Terbaru

Opini

Menguji Transparansi di Balik Kasus Lahan Sukamara

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:14 WIB

Borneo

Klarifikasi Dugaan Pungli, Dishub Bantah Permintaan Uang

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:41 WIB