Junaidi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Penambangan Ilegal di Lahannya

Rabu, 3 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya – Junaidi J.D., warga Tumbang Lahang, Kabupaten Katingan, melaporkan dugaan penyerobotan dan pengerusakan lahan miliknya yang diduga dilakukan melalui aktivitas penambangan emas ilegal. Laporan tersebut disampaikan ke Polsek Katingan Tengah setelah Junaidi mendapati adanya kegiatan pertambangan di lahan yang diklaim sebagai miliknya.

Peristiwa ini bermula pada Kamis, 21 Agustus 2025. Junaidi mengaku mendengar suara mesin Dongfeng di lahannya dan menemukan adanya dua unit mesin sedot emas yang dioperasikan sejumlah orang atas perintah seorang bernama Demer.

“Saya melihat langsung mereka bekerja menyedot emas di lahan saya. Ada dua unit mesin sedot jenis Dongfeng,” kata Junaidi, Rabu (3/9/2025) kepada wartawan Info Jurnalis Borneo di Palangka Raya.

Menurutnya, ia sempat menegur para pekerja agar menghentikan aktivitas tersebut. Namun keesokan harinya, kegiatan serupa masih berlanjut. Merasa dirugikan, Junaidi kemudian melaporkan kasus ini ke Polsek Katingan Tengah pada 25 Agustus 2025. Ia turut menyerahkan bukti kepemilikan lahan serta dokumen pendukung lainnya. Polisi bersama Junaidi kemudian meninjau lokasi dan menghentikan kegiatan tersebut.

Meski demikian, pada 1 September 2025 Junaidi kembali melayangkan laporan ke Polsek Katingan Tengah. Ia mengaku masih mendapati satu unit mesin Dongfeng yang beroperasi. Bahkan, pada 2 September, ia menemukan adanya ekskavator yang digunakan untuk melakukan penambangan di lahannya.

“Saya berharap kasus ini segera diproses secara hukum, karena selain lahan saya dirusak, kerugian yang ditimbulkan juga tidak sedikit,” tegasnya.

Sebagai bukti, Junaidi menyertakan sejumlah dokumen, di antaranya fotokopi SKTA atas namanya, akta jual beli tanah, SPT, riwayat penggarapan, serta foto kondisi lokasi yang diduga diserobot.

Hingga berita ini diturunkan, Polsek Katingan Tengah belum memberikan keterangan resmi terkait tindak lanjut laporan tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rumah Dinas untuk Siapa? Dugaan Penggunaan Aset Negara di Luar Peruntukan Jadi Sorotan
Bahu Jalan Nyaris Tak Ada, Sopir Minta BPJN Bertindak
Investigasi: Aspal Proyek Rp40,79 Miliar Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, BPJN Diminta Turun Tangan
Kapolda Kalteng Pimpin Konferensi Pers, Paparkan Fakta Penyerangan Brutal terhadap Tiga Personel Polri
DPW Deprindo Kalteng Siap Dukung Program Tiga Juta Rumah dan Tingkatkan PAD
Musprov VIII KADIN Kalteng Diharapkan Perkuat Sinergi Dunia Usaha. Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Inklusif
Dua Alat Berat Misterius dalam Kasus Perambahan HPK Sukamara Dipertanyakan, Kuasa Hukum Desak Polda Kalteng Beri Penjelasan
Gorong-Gorong Aramco Berusia 36 Tahun Ambrol, Balai Jalan Lakukan Penanganan Darurat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:46 WIB

Rumah Dinas untuk Siapa? Dugaan Penggunaan Aset Negara di Luar Peruntukan Jadi Sorotan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:52 WIB

Bahu Jalan Nyaris Tak Ada, Sopir Minta BPJN Bertindak

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:49 WIB

Investigasi: Aspal Proyek Rp40,79 Miliar Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, BPJN Diminta Turun Tangan

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:21 WIB

Kapolda Kalteng Pimpin Konferensi Pers, Paparkan Fakta Penyerangan Brutal terhadap Tiga Personel Polri

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:39 WIB

DPW Deprindo Kalteng Siap Dukung Program Tiga Juta Rumah dan Tingkatkan PAD

Berita Terbaru

Borneo

Bahu Jalan Nyaris Tak Ada, Sopir Minta BPJN Bertindak

Jumat, 24 Jul 2026 - 10:52 WIB