Sorotan Dana Pokir, Aliansi Desak Kejati Periksa DPRD Kalteng

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA, INFOJURNALISBORNEO.com – Aliansi Lembaga Kalimantan Tengah yang terdiri dari Suara Masyarakat Borneo (SUMBO) dan Forum Kalimantan Membangun (FKM) mendesak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah melakukan pemeriksaan terhadap DPRD Kalteng terkait transparansi Dana Pokok Pikiran (Pokir) Tahun Anggaran 2024–2025. Pernyataan tersebut disampaikan melalui siaran pers di Palangka Raya, Selasa (12/05/2026).

Aliansi menilai respons DPRD Kalteng terhadap permintaan keterbukaan informasi publik terkait dana Pokir belum memberikan penjelasan yang memadai. Mereka menyoroti jawaban resmi DPRD yang dianggap hanya menjelaskan persoalan administratif dan teknis penginputan data.

Ketua SUMBO, Diamon, menyebut publik berhak mengetahui proses penganggaran dan pelaksanaan program yang bersumber dari Pokir DPRD. Menurutnya, transparansi diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan APBD.

“Kami meminta seluruh data Pokir 2024–2025 dibuka secara lengkap, termasuk berita acara kesepakatan dan daftar proyek,” ujar Diamon dalam keterangannya.

Aliansi juga menyoroti adanya dugaan pengondisian proyek dan keterlibatan pihak non-teknis dalam penentuan program yang didanai melalui Pokir. Namun hingga kini, tuduhan tersebut belum disertai hasil pemeriksaan resmi dari aparat penegak hukum.

FKM dan SUMBO meminta Kejati Kalteng melakukan audit investigatif terhadap proyek-proyek yang diduga berkaitan dengan dana Pokir. Mereka berharap proses penelusuran dilakukan secara profesional dan terbuka kepada publik.

Ketua FKM, Supriady Natae, mengatakan pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada langkah hukum yang jelas dari aparat penegak hukum.

“Kami berharap ada klarifikasi dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait agar persoalan ini terang dan tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat,” kata Supriady.

Selain itu, aliansi mengapresiasi langkah mahasiswa yang sebelumnya menyampaikan aspirasi kepada Kejati Kalteng terkait dugaan penyimpangan dana Pokir. Mereka menilai pengawasan publik penting untuk memastikan penggunaan anggaran daerah berjalan sesuai aturan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari DPRD Kalteng maupun Kejati Kalteng terkait tuntutan yang disampaikan Aliansi Lembaga Kalimantan Tengah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BI Kalteng Paparkan Prospek Ekonomi 2026, Pemprov Tekankan Penguatan Pangan dan Hilirisasi
PT Asmin Bara Bronang Bersama Mitra Dukung Penegerian Sekolah di Kabupaten Kapuas
SUMBO Desak Transparansi Kerugian Negara dalam Kasus Tambang Ilegal PT AKT
Aliansi Masyarakat Kalteng Bergerak Apresiasi Pers dalam Mengawal Krisis BBM
FKM Soroti Distribusi BBM, Antrian Mengular Hampir di Semua SPBU
Vonis 9 Tahun Untuk Pembobol Bank Pembangunan Kalteng
Antrean BBM Berhari-hari, SUMBO Desak Pengawasan SPBU di Palangka Raya
Dugaan Mark-up dan Mangkrak Proyek Kapal Wisata Butuh Perhatian Khusus Dari APH

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:43 WIB

BI Kalteng Paparkan Prospek Ekonomi 2026, Pemprov Tekankan Penguatan Pangan dan Hilirisasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:49 WIB

Sorotan Dana Pokir, Aliansi Desak Kejati Periksa DPRD Kalteng

Senin, 11 Mei 2026 - 13:47 WIB

PT Asmin Bara Bronang Bersama Mitra Dukung Penegerian Sekolah di Kabupaten Kapuas

Senin, 11 Mei 2026 - 13:24 WIB

SUMBO Desak Transparansi Kerugian Negara dalam Kasus Tambang Ilegal PT AKT

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:43 WIB

Aliansi Masyarakat Kalteng Bergerak Apresiasi Pers dalam Mengawal Krisis BBM

Berita Terbaru