Di Tengah Protes Warga, Penghargaan Bupati Bartim ke Perusahaan Tambang Memicu Perdebatan

Sabtu, 7 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR – Protes warga Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, terkait dugaan dampak aktivitas pertambangan PT Bartim Coalindo kembali mencuat. Pemberian piagam penghargaan dari Bupati Barito Timur, M. Yamin, kepada perusahaan tambang tersebut justru memicu polemik dan beragam tanggapan di tengah masyarakat.

Hal ini disampaikan Hermanto, warga Jembatan Dua, Kecamatan Dusun Tengah, yang sebelumnya turut mendampingi Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi operasional PT Bartim Coalindo. Menurut Hermanto, hasil temuan di lapangan menunjukkan adanya dampak lingkungan yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Ia menyebutkan, warga telah lama menyampaikan keluhan terkait kondisi lingkungan di sekitar wilayah tambang. Keluhan tersebut antara lain menyangkut perubahan kualitas air Sungai Munte yang merupakan anak Sungai Karau, serta kerusakan ekosistem yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sekitar.

Namun demikian, di tengah berbagai keluhan warga tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Timur justru memberikan piagam penghargaan kepada PT Bartim Coalindo atas partisipasi perusahaan dalam kepedulian terhadap penanganan dampak banjir di wilayah Barito Timur. Kebijakan ini dinilai sebagian warga menimbulkan tanda tanya dan perbedaan pandangan di masyarakat.

Sementara itu, Misdianto, warga Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, juga menyampaikan bahwa aktivitas pertambangan diduga telah berdampak terhadap kualitas lingkungan, termasuk kondisi Sungai Karau serta lahan di sekitar permukiman warga.

Sebagai warga yang merasakan langsung dampak tersebut, Misdianto berharap pemerintah daerah dapat melakukan peninjauan dan evaluasi secara menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan agar tidak semakin merugikan masyarakat.

“Pemberian penghargaan tersebut memicu beragam tanggapan di tengah masyarakat. Sebagian warga menilai langkah pemerintah daerah tidak sejalan dengan kondisi lingkungan yang mereka alami saat ini,” ucap Misdianto, Sabtu (7/2/2026), di Ampah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Bartim Coalindo belum memberikan keterangan resmi terkait protes warga tersebut. Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga belum menyampaikan penjelasan lanjutan mengenai tindak lanjut hasil inspeksi mendadak lapangan yang telah dilakukan beberapa hari sebelumnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

H. Nadalsyah (Koyem) Wafat, IPJI Kalteng Sampaikan Duka Mendalam
IPJI, SPRI, AWPI, IWO dan FKM Bersatu Bagikan Ribuan Masker
Disdukcapil Palangka Raya Jemput Bola Percepat Layanan IKD
Action Sosial Insan Pers Kalteng, Warga Dapat Layanan Aktivasi IKD
Edy Pratowo: Dunia Usaha Berperan Penting Dorong Ekonomi Kalteng
Lima Anggota MPA Sabaru Kembali Usai Terlibat Pemadaman Karhutla di Hutan Sebangau
Kuasa Hukum Prianto Minta ESDM Tunda atau Cabut RKAB PT NPR
Kepedulian di Tengah Kabut Asap, TTA Group Perkuat Perlindungan Kesehatan Anak Panti

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:36 WIB

H. Nadalsyah (Koyem) Wafat, IPJI Kalteng Sampaikan Duka Mendalam

Senin, 28 September 2026 - 14:43 WIB

IPJI, SPRI, AWPI, IWO dan FKM Bersatu Bagikan Ribuan Masker

Senin, 28 September 2026 - 13:58 WIB

Disdukcapil Palangka Raya Jemput Bola Percepat Layanan IKD

Senin, 28 September 2026 - 13:21 WIB

Action Sosial Insan Pers Kalteng, Warga Dapat Layanan Aktivasi IKD

Kamis, 24 September 2026 - 17:12 WIB

Edy Pratowo: Dunia Usaha Berperan Penting Dorong Ekonomi Kalteng

Berita Terbaru

Borneo

Disdukcapil Palangka Raya Jemput Bola Percepat Layanan IKD

Senin, 28 Sep 2026 - 13:58 WIB