Karhutla Kalteng Harus Dipadamkan Sejak Api Pertama Terdeteksi

Minggu, 9 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA, 9 Agustus 2026 — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) dinilai harus dilakukan secara cepat sejak indikasi kebakaran pertama kali terdeteksi. Kecepatan respons menjadi kunci untuk mencegah api meluas sekaligus menekan dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, mengatakan kewaspadaan terhadap potensi karhutla perlu diperkuat, terutama saat memasuki periode musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran.

“Karhutla harus diantisipasi sejak dini karena dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,” kata Faridawaty.

Menurutnya, efektivitas penanganan sangat ditentukan oleh kecepatan petugas dalam menerima informasi, melakukan verifikasi di lapangan, hingga mengerahkan personel dan peralatan ke lokasi kejadian.

“Kecepatan dalam menerima informasi, melakukan pengecekan, kemudian mengerahkan personel dan peralatan sangat menentukan agar api tidak berkembang menjadi lebih besar,” ujarnya.

Faridawaty yang juga Ketua DPW Partai NasDem Kalteng menekankan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan lintas unsur. Pemerintah daerah, BPBD/BPBPK, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur terkait lainnya dinilai perlu menjalankan peran masing-masing secara terkoordinasi.

Ia juga mendorong masyarakat agar aktif melaporkan apabila menemukan kepulan asap maupun indikasi titik api. Menurutnya, informasi dari masyarakat dapat menjadi deteksi awal bagi petugas untuk segera melakukan pengecekan dan menentukan langkah penanganan.

“Semua pihak harus memiliki kepedulian yang sama, termasuk masyarakat, karena informasi mengenai asap atau titik api dapat menjadi laporan awal bagi petugas untuk segera melakukan pengecekan,” katanya.

Selain respons pemadaman, langkah pencegahan juga harus diperkuat secara berkelanjutan. Patroli, pemantauan titik panas, pengecekan lapangan, hingga pengawasan terhadap area yang sebelumnya telah dipadamkan perlu dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang kembali muncul.

Faridawaty juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Kondisi vegetasi dan lahan yang kering selama musim kemarau dapat mempercepat penyebaran api dan membuat proses pengendalian menjadi lebih sulit.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena ketika kondisi kering, api dapat dengan cepat menyebar dan sulit dikendalikan,” tegasnya.

Ia menilai pencegahan karhutla tidak dapat hanya dibebankan kepada petugas di lapangan. Sinergi pemerintah, aparat, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat ditekan sejak awal.

“Kolaborasi pemerintah, aparat, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus dijaga. Pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan bersama sejak awal,” tandas Faridawaty.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Api Meluas, Transparansi Anggaran Karhutla Rp70 Miliar Jadi Sorotan DPRD Kalteng
Reses Faridawaty Soroti Kebutuhan Rehabilitasi Puskesmas Tangkiling
Reses di Langkai, Faridawaty Serap Aspirasi Warga soal Infrastruktur hingga Mitigasi Kebakaran
Faridawaty Imbau Warga Waspadai Gangguan Kesehatan di Tengah Karhutla Kalteng
Kualitas dan Kesejahteraan Guru Jadi Fondasi Pembangunan SDM Kalteng
Kualitas Guru Jadi Fondasi Pembangunan SDM Kalteng
Komisi II DPRD Kalteng Dorong Audit Independen untuk Perkuat Akuntabilitas CSR Perusahaan
Abdul Hafid Dorong Peran Aktif Masyarakat Perkuat Pencegahan Kebakaran di Kalteng

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Api Meluas, Transparansi Anggaran Karhutla Rp70 Miliar Jadi Sorotan DPRD Kalteng

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Reses Faridawaty Soroti Kebutuhan Rehabilitasi Puskesmas Tangkiling

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Reses di Langkai, Faridawaty Serap Aspirasi Warga soal Infrastruktur hingga Mitigasi Kebakaran

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Faridawaty Imbau Warga Waspadai Gangguan Kesehatan di Tengah Karhutla Kalteng

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Kualitas dan Kesejahteraan Guru Jadi Fondasi Pembangunan SDM Kalteng

Berita Terbaru

Borneo

Disdukcapil Palangka Raya Jemput Bola Percepat Layanan IKD

Senin, 28 Sep 2026 - 13:58 WIB