PALANGKA RAYA, 24 Agustus 2026 — Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S. Dohong, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus dimulai dari penguatan sektor pendidikan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kemampuan pendidikan dalam menyiapkan generasi yang berkualitas.
Arton menilai, guru menjadi salah satu unsur paling strategis dalam menentukan mutu pendidikan. Peran tenaga pendidik, kata dia, tidak sebatas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter, moral, dan kepribadian peserta didik sebagai calon penerus pembangunan daerah.
“Peran guru sangat menentukan arah masa depan generasi muda, sehingga keberadaannya tidak bisa diabaikan begitu saja,” ujar Arton, baru-baru ini.
Ia mengatakan, peningkatan kompetensi guru harus dilakukan secara berkelanjutan. Perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan, serta perubahan kebutuhan peserta didik menuntut tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kapasitas dan menyesuaikan metode pembelajaran.
Menurut Arton, perhatian terhadap pendidikan tidak semestinya hanya diarahkan pada pembangunan sarana dan prasarana. Penguatan kualitas tenaga pendidik juga harus menjadi bagian penting dalam kebijakan pembangunan pendidikan di daerah.
“Investasi terbesar dalam sektor pendidikan bukan semata membangun fasilitas belajar, melainkan memastikan para guru memiliki kemampuan yang terus berkembang, memperoleh dukungan yang memadai, serta mendapatkan penghargaan atas pengabdiannya,” katanya.
Selain peningkatan kompetensi, Arton menekankan pentingnya aspek kesejahteraan guru. Kondisi kerja yang layak dinilai dapat memberikan ruang bagi tenaga pendidik untuk lebih berkonsentrasi dalam menjalankan tugas, sehingga kualitas proses pembelajaran dan pendampingan terhadap peserta didik dapat meningkat.
“Dengan kondisi kerja yang lebih baik, para pendidik akan semakin fokus dalam menciptakan proses belajar yang berkualitas,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pendidikan tidak cukup dinilai dari capaian akademik siswa. Pendidikan juga harus mampu membentuk generasi yang memiliki integritas, kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi perubahan dan tantangan di masa depan.
“Kalau kita ingin mencetak generasi yang unggul, maka kualitas dan kesejahteraan guru harus menjadi perhatian dalam kebijakan pembangunan pendidikan,” ujarnya.
Karena itu, Arton mendorong Pemerintah Provinsi Kalteng bersama pemerintah kabupaten dan kota, lembaga pendidikan, serta masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.
Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar kebijakan pendidikan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas, tetapi juga mampu memastikan peningkatan kapasitas dan kesejahteraan tenaga pendidik serta pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kalteng.



















Komentar