Tujuh Fraksi DPRD Kalteng Setujui Raperda APBD 2026 untuk Dibahas Lanjut, Gubernur Tekankan Efisiensi Tanpa Korbankan Rakyat

Senin, 13 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026, yang digelar di ruang rapat utama DPRD Kalteng, senin (13/10/2025).

Dalam rapat tersebut, tujuh fraksi DPRD Kalteng menyatakan menerima dan menyetujui Nota Keuangan serta Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD 2026 untuk dibahas lebih lanjut pada tahap berikutnya. Meskipun menyetujui, masing-masing fraksi juga menyampaikan catatan, saran, dan pertanyaan kepada Pemerintah Provinsi terkait arah kebijakan dan prioritas penggunaan anggaran.

Gubernur Agustiar Sabran dalam sambutannya menegaskan bahwa efisiensi anggaran harus dijalankan tanpa mengorbankan hak masyarakat, terutama kelompok penerima manfaat dari berbagai program sosial. Ia mencontohkan Program Kartu Huma Betang, yang dijadwalkan mulai berjalan pada tahun 2026 sebagai salah satu bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kita akan terus mengupayakan pengelolaan anggaran yang efisien dan tepat sasaran, tetapi tidak boleh ada masyarakat yang dirugikan. Program seperti Kartu Huma Betang adalah wujud komitmen kita untuk hadir bagi rakyat,” ujar Agustiar Sabran.

Rapat paripurna ini menjadi bagian dari tahapan pembahasan RAPBD 2026 antara eksekutif dan legislatif, yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembahasan mendalam di tingkat komisi dan Badan Anggaran DPRD Kalteng sebelum ditetapkan menjadi APBD definitif.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rumah Dinas untuk Siapa? Dugaan Penggunaan Aset Negara di Luar Peruntukan Jadi Sorotan
Bahu Jalan Nyaris Tak Ada, Sopir Minta BPJN Bertindak
Investigasi: Aspal Proyek Rp40,79 Miliar Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, BPJN Diminta Turun Tangan
Kapolda Kalteng Pimpin Konferensi Pers, Paparkan Fakta Penyerangan Brutal terhadap Tiga Personel Polri
DPW Deprindo Kalteng Siap Dukung Program Tiga Juta Rumah dan Tingkatkan PAD
Musprov VIII KADIN Kalteng Diharapkan Perkuat Sinergi Dunia Usaha. Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Inklusif
Dua Alat Berat Misterius dalam Kasus Perambahan HPK Sukamara Dipertanyakan, Kuasa Hukum Desak Polda Kalteng Beri Penjelasan
Gorong-Gorong Aramco Berusia 36 Tahun Ambrol, Balai Jalan Lakukan Penanganan Darurat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:46 WIB

Rumah Dinas untuk Siapa? Dugaan Penggunaan Aset Negara di Luar Peruntukan Jadi Sorotan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:52 WIB

Bahu Jalan Nyaris Tak Ada, Sopir Minta BPJN Bertindak

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:49 WIB

Investigasi: Aspal Proyek Rp40,79 Miliar Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, BPJN Diminta Turun Tangan

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:21 WIB

Kapolda Kalteng Pimpin Konferensi Pers, Paparkan Fakta Penyerangan Brutal terhadap Tiga Personel Polri

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:39 WIB

DPW Deprindo Kalteng Siap Dukung Program Tiga Juta Rumah dan Tingkatkan PAD

Berita Terbaru

Borneo

Bahu Jalan Nyaris Tak Ada, Sopir Minta BPJN Bertindak

Jumat, 24 Jul 2026 - 10:52 WIB