Longsor Putuskan Kelancaran Jalan Trans Kalimantan, Ruas Kasongan–Kereng Pangi Kembali Dipertanyakan

Minggu, 5 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasongan – Longsornya ruas Jalan Trans Kalimantan di antara Kasongan dan Kereng Pangi pada Minggu (5/7/2026) kembali menyoroti kerentanan infrastruktur jalan nasional di Kalimantan Tengah. Jalur yang menjadi urat nadi penghubung Palangka Raya dan Sampit itu mengalami gangguan, memaksa arus kendaraan diberlakukan secara terbatas melalui sistem buka-tutup.

Bagi masyarakat, jalan ini bukan sekadar akses transportasi. Setiap hari, ribuan kendaraan yang mengangkut penumpang, hasil perkebunan, logistik, hingga kebutuhan pokok bergantung pada kelancaran ruas tersebut. Ketika badan jalan mengalami longsor, dampaknya tidak hanya dirasakan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi mengganggu rantai distribusi barang dan aktivitas ekonomi antardaerah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah mengenai penyebab pasti longsor maupun tingkat kerusakan yang terjadi. Ketiadaan informasi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai kondisi aktual konstruksi jalan, efektivitas sistem drainase, serta langkah mitigasi yang telah dilakukan di kawasan yang dikenal memiliki tingkat kerawanan tinggi saat musim hujan.

Di lokasi kejadian, aparat gabungan melakukan penanganan darurat dengan memasang rambu peringatan dan mengatur arus kendaraan menggunakan sistem buka-tutup. Langkah tersebut mampu menjaga lalu lintas tetap bergerak, meski antrean kendaraan tidak dapat dihindari.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penanganan infrastruktur tidak cukup hanya dilakukan setelah bencana terjadi. Evaluasi terhadap stabilitas lereng, fungsi drainase, kondisi tanah, hingga efektivitas pemeliharaan rutin perlu menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak terus berulang di jalur strategis Trans Kalimantan.

Masyarakat yang akan melintasi ruas Palangka Raya–Sampit maupun sebaliknya diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman antar-kendaraan, dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Jika kondisi memungkinkan, pengguna jalan juga disarankan mempertimbangkan rute alternatif hingga kondisi jalan dinyatakan benar-benar aman.

Kini, perhatian publik tertuju pada langkah cepat pemerintah dalam memulihkan akses sekaligus memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab longsor dan strategi penanganan jangka panjang. Sebab, bagi warga Kalimantan Tengah, Jalan Trans Kalimantan bukan hanya penghubung antarkota, melainkan denyut utama pergerakan ekonomi yang tidak boleh terlalu lama terhambat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Barito Utara Amankan Pria, Sabu 4,07 Gram Ditemukan di Mess Karyawan
Saat Kabut Asap Mengancam Pernapasan, Ladies Bikers Palangka Raya Bergerak
FKM Sesalkan Sikap Bungkam Kejari Kapuas, Dugaan Kasus Korupsi Hewan Kurban Bakal Dilaporkan ke Kejagung
Asap Makin Pekat, Warga Bergerak: Rp70 Miliar Karhutla Kalteng Dipertanyakan
Pengurus Baru PODSI-KAGAMA Kalteng Dikukuhkan, Juni Gultom Tegaskan Komitmen Profesion
PODSI Kalteng Bidik Prestasi di Porprov Kotim dan PON NTT
Kredit Macet Rp200 Miliar di Bank Kalteng, Ketua SUMBO Desak Transparansi dan Soroti Lemahnya Pengawasan
Aliansi FKM-SUMBO Siapkan Laporan Kredit Macet Bank Kalteng, Dugaan Permainan Kredit Disorot

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:19 WIB

Polres Barito Utara Amankan Pria, Sabu 4,07 Gram Ditemukan di Mess Karyawan

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Saat Kabut Asap Mengancam Pernapasan, Ladies Bikers Palangka Raya Bergerak

Rabu, 2 September 2026 - 08:55 WIB

FKM Sesalkan Sikap Bungkam Kejari Kapuas, Dugaan Kasus Korupsi Hewan Kurban Bakal Dilaporkan ke Kejagung

Selasa, 1 September 2026 - 10:15 WIB

Asap Makin Pekat, Warga Bergerak: Rp70 Miliar Karhutla Kalteng Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Pengurus Baru PODSI-KAGAMA Kalteng Dikukuhkan, Juni Gultom Tegaskan Komitmen Profesion

Berita Terbaru