Jembatan Darurat Bangkuang Membahayakan Warga, Dugaan Kelalaian Pengawasan Proyek Menguat

Minggu, 30 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Buntok — Kondisi jembatan darurat di jalan lintas Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, menuju Kecamatan Paju Epat, Barito Timur, kembali memicu keresahan warga. Fasilitas sementara yang seharusnya menjamin kelancaran mobilitas justru menjadi ancaman keselamatan bagi ribuan pengguna jalan.

Jembatan darurat itu merupakan akses vital penghubung Bangkuang–Telang Siong, namun kini berada dalam kondisi nyaris tak layak dilalui. Berdasarkan pantauan warga di lapangan, struktur jembatan tampak rapuh, licin, serta tidak mampu menahan beban kendaraan tertentu. Khusus untuk pengendara roda empat, risiko yang ditimbulkan semakin tinggi karena sejumlah bagian jembatan terlihat melengkung dan bergeser.

Sejumlah warga menduga persoalan ini terjadi akibat lemahnya pengawasan proyek maupun keterlambatan penyelesaian pembangunan jembatan permanen. Mereka mempertanyakan tanggung jawab pihak kontraktor dan instansi teknis yang seharusnya memastikan keberadaan jembatan darurat aman digunakan selama proyek berlangsung.

Bakrin (58), warga Kelurahan Bangkuang, mengaku cemas setiap kali melintasi jembatan tersebut.
“Sangat mengkhawatirkan. Setiap lewat kami was-was, apalagi kalau ada mobil yang melintas bersamaan. Kondisinya memang tidak layak,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (30/11/2025).

Menurut Bakrin, kondisi jembatan yang terus memburuk menunjukkan tidak adanya penanganan serius dari pihak terkait. Ia menilai keselamatan masyarakat telah terabaikan, padahal jembatan darurat ini menjadi satu-satunya akses bagi warga untuk bekerja, berbelanja, hingga mengakses fasilitas layanan publik.

“Kami mohon ada perhatian. Jangan sampai menunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” tegasnya.

Warga lainnya menilai lambannya respons ini dapat mengindikasikan adanya ketidaktepatan perencanaan maupun kelalaian dalam manajemen risiko di lapangan. Mereka berharap pemerintah daerah dan pihak kontraktor segera mengambil tindakan konkret, mulai dari evaluasi struktur jembatan darurat, pemasangan rambu pengamanan, hingga percepatan penyelesaian proyek inti.

Desakan masyarakat semakin kuat agar proyek pembangunan akses Bangkuang–Telang Siong diselesaikan tepat waktu. Bagi warga, keselamatan dan kelancaran akses bukan sekadar kebutuhan, tetapi hak yang wajib dipenuhi oleh pemerintah dan pihak yang terlibat dalam pengerjaan proyek tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rumah Dinas untuk Siapa? Dugaan Penggunaan Aset Negara di Luar Peruntukan Jadi Sorotan
Bahu Jalan Nyaris Tak Ada, Sopir Minta BPJN Bertindak
Investigasi: Aspal Proyek Rp40,79 Miliar Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, BPJN Diminta Turun Tangan
Kapolda Kalteng Pimpin Konferensi Pers, Paparkan Fakta Penyerangan Brutal terhadap Tiga Personel Polri
DPW Deprindo Kalteng Siap Dukung Program Tiga Juta Rumah dan Tingkatkan PAD
Musprov VIII KADIN Kalteng Diharapkan Perkuat Sinergi Dunia Usaha. Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Inklusif
Dua Alat Berat Misterius dalam Kasus Perambahan HPK Sukamara Dipertanyakan, Kuasa Hukum Desak Polda Kalteng Beri Penjelasan
Gorong-Gorong Aramco Berusia 36 Tahun Ambrol, Balai Jalan Lakukan Penanganan Darurat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:46 WIB

Rumah Dinas untuk Siapa? Dugaan Penggunaan Aset Negara di Luar Peruntukan Jadi Sorotan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:52 WIB

Bahu Jalan Nyaris Tak Ada, Sopir Minta BPJN Bertindak

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:49 WIB

Investigasi: Aspal Proyek Rp40,79 Miliar Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, BPJN Diminta Turun Tangan

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:21 WIB

Kapolda Kalteng Pimpin Konferensi Pers, Paparkan Fakta Penyerangan Brutal terhadap Tiga Personel Polri

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:39 WIB

DPW Deprindo Kalteng Siap Dukung Program Tiga Juta Rumah dan Tingkatkan PAD

Berita Terbaru

Borneo

Bahu Jalan Nyaris Tak Ada, Sopir Minta BPJN Bertindak

Jumat, 24 Jul 2026 - 10:52 WIB