Silaturahmi Strategis: Akademisi, Media dan Pemerintah Bahas Arah Pembangunan Indonesia ke Depan

Selasa, 7 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Upaya memperkuat sinergi antara dunia akademik, media, dan pemerintah kembali mengemuka dalam pertemuan hangat antara Prof. Anul Zufri, Ph.D., Wakil Rektor IV Asean University International Malaysia sekaligus Ketua DPW Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI) Sumatera Barat, dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Djamari Chaniago, Selasa pagi (7/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Menko Polkam, Jalan Medan Merdeka Barat No. 15, Jakarta Pusat, berjalan dalam suasana hangat, akrab, dan penuh gagasan strategis. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Anul Zufri didampingi Wakil Sekretaris Naufal Zahtian, S.Kom., membahas berbagai isu penting terkait arah pembangunan Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Dalam diskusi tersebut, Prof. Anul Zufri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna mendorong kemajuan bangsa. Ia menilai bahwa pendidikan, stabilitas nasional, serta penguatan sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan masa depan.

Menurutnya, perguruan tinggi dan media memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul sekaligus menjaga keseimbangan informasi di tengah arus globalisasi yang semakin cepat.

“Kolaborasi antara akademisi, media, dan pemerintah menjadi kunci untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Pendidikan yang kuat serta informasi yang sehat akan membentuk generasi yang siap menghadapi perubahan global,” ujar Prof. Anul Zufri usai pertemuan.

Sementara itu, Menko Polkam RI, Djamari Chaniago, menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen bangsa. Ia menilai, stabilitas nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan akademisi dan masyarakat luas.

“Sinergi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat,” tegasnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat komunikasi serta membuka peluang kerja sama strategis antara institusi pendidikan, media, dan pemerintah. Dengan sinergi yang solid, Indonesia diharapkan mampu menjadi negara yang lebih maju, aman, dan berdaya saing di masa depan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Media Gathering PAMA Group 2026: Sinergi Media dan Dunia Usaha untuk Pesisir Berkelanjutan
Turangga Resources Restorasi 8.500 Hektare DAS Kritis
IPJI Tetapkan Struktur Lengkap Pengurus Pusat 2025–2030 Hasil Amanat Munas V
DPI dan SPRI Ajukan Delapan Tuntutan kepada Presiden Prabowo, Soroti Independensi dan Tata Kelola Dewan Pers
Menjaga Nyawa di Balik Aspal: K3 yang Masih Sering Dianggap Catatan Pinggir
Wajah Baru IPJI Kalimantan Tengah: Pickrol Hidayat Siap Bawa Semangat Sinergi untuk Insan Pers Daerah
Dr. Gun Wardana Abiyoto Resmi Pimpin IPJI Pusat Periode 2025–2030
Munas V IPJI Resmi Dibuka, Hendardji Soepandji Tekankan Pentingnya Karya Jurnalistik yang Bermartabat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:46 WIB

Media Gathering PAMA Group 2026: Sinergi Media dan Dunia Usaha untuk Pesisir Berkelanjutan

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:39 WIB

Turangga Resources Restorasi 8.500 Hektare DAS Kritis

Selasa, 7 April 2026 - 17:23 WIB

Silaturahmi Strategis: Akademisi, Media dan Pemerintah Bahas Arah Pembangunan Indonesia ke Depan

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:27 WIB

IPJI Tetapkan Struktur Lengkap Pengurus Pusat 2025–2030 Hasil Amanat Munas V

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:42 WIB

DPI dan SPRI Ajukan Delapan Tuntutan kepada Presiden Prabowo, Soroti Independensi dan Tata Kelola Dewan Pers

Berita Terbaru

Opini

Pejabat Bungkam, Kepercayaan Publik Dipertaruhkan

Senin, 27 Jul 2026 - 07:13 WIB

Borneo

Bahu Jalan Nyaris Tak Ada, Sopir Minta BPJN Bertindak

Jumat, 24 Jul 2026 - 10:52 WIB