Dugaan Pencemaran Sungai, Warga Minta DLH Periksa PT BPM Barito Selatan

Kamis, 11 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO SELATAN, INFOJURNALISBORNEO.com – Warga Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, menyoroti dugaan pencemaran sungai yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan PT Bara Prima Mandiri (PT BPM). Keluhan muncul setelah warga menemukan aliran air berwarna kecokelatan yang mengarah ke sungai di sekitar wilayah operasional perusahaan pada Kamis (11/06/2026).

Sejumlah warga mengaku khawatir terhadap perubahan kondisi air tersebut. Kekhawatiran muncul karena sebagian masyarakat masih memanfaatkan sumber air di kawasan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

“Airnya berwarna kecokelatan dan kami sangat khawatir. Semoga aparat terkait bisa melakukan pemeriksaan terhadap kondisi ini,” ujar salah seorang warga kepada media.

Warga menduga perubahan warna air berasal dari kawasan pertambangan yang berada tidak jauh dari lokasi sungai. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi melalui pemeriksaan lapangan dan pengujian kualitas air oleh instansi berwenang.

Menurut warga, pengelolaan limbah tambang, termasuk fungsi kolam pengendapan atau settling pond, perlu dievaluasi untuk memastikan tidak ada dampak terhadap lingkungan sekitar.

“Mungkin pengelolaan limbah tambang, termasuk fungsi kolam pengendapan, belum berjalan optimal sehingga berpotensi memengaruhi kualitas lingkungan,” katanya.

Masyarakat meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah segera melakukan inspeksi lapangan dan uji laboratorium independen guna memastikan kondisi kualitas air serta mengungkap ada atau tidaknya pencemaran yang terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Bara Prima Mandiri belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan warga. Media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari perusahaan untuk mendapatkan penjelasan dan tanggapan atas dugaan tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momentum Strategis Konsolidasi, Transformasi Digital, dan Regenerasi Kepemimpinan musda XI
Rumah Dinas untuk Siapa? Dugaan Penggunaan Aset Negara di Luar Peruntukan Jadi Sorotan
Bahu Jalan Nyaris Tak Ada, Sopir Minta BPJN Bertindak
Investigasi: Aspal Proyek Rp40,79 Miliar Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, BPJN Diminta Turun Tangan
Kapolda Kalteng Pimpin Konferensi Pers, Paparkan Fakta Penyerangan Brutal terhadap Tiga Personel Polri
DPW Deprindo Kalteng Siap Dukung Program Tiga Juta Rumah dan Tingkatkan PAD
Musprov VIII KADIN Kalteng Diharapkan Perkuat Sinergi Dunia Usaha. Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Inklusif
Dua Alat Berat Misterius dalam Kasus Perambahan HPK Sukamara Dipertanyakan, Kuasa Hukum Desak Polda Kalteng Beri Penjelasan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:55 WIB

Momentum Strategis Konsolidasi, Transformasi Digital, dan Regenerasi Kepemimpinan musda XI

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:46 WIB

Rumah Dinas untuk Siapa? Dugaan Penggunaan Aset Negara di Luar Peruntukan Jadi Sorotan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:52 WIB

Bahu Jalan Nyaris Tak Ada, Sopir Minta BPJN Bertindak

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:49 WIB

Investigasi: Aspal Proyek Rp40,79 Miliar Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, BPJN Diminta Turun Tangan

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:21 WIB

Kapolda Kalteng Pimpin Konferensi Pers, Paparkan Fakta Penyerangan Brutal terhadap Tiga Personel Polri

Berita Terbaru

Borneo

Bahu Jalan Nyaris Tak Ada, Sopir Minta BPJN Bertindak

Jumat, 24 Jul 2026 - 10:52 WIB