PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid, mendorong keterlibatan masyarakat diperkuat dalam upaya mencegah kebakaran lingkungan, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang dapat meningkatkan potensi munculnya api.
Menurutnya, pencegahan kebakaran tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan petugas di lapangan. Peran masyarakat menjadi salah satu faktor penting karena warga merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan permukiman maupun kawasan yang berpotensi terdampak kebakaran.
“Pencegahan akan lebih efektif kalau dilakukan bersama. Masyarakat memiliki peran penting karena berada langsung di lingkungan masing-masing,” ujar Abdul Hafid, Rabu (19/8/2026).
Ia mengatakan, peningkatan kesadaran masyarakat perlu menjadi bagian dari langkah pencegahan. Warga diharapkan lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api, khususnya di lahan terbuka dan kawasan yang kondisi vegetasinya mulai mengering.
Selain mencegah, masyarakat juga diminta tidak mengabaikan keberadaan asap maupun indikasi titik api. Informasi mengenai potensi kebakaran, kata dia, perlu segera disampaikan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
“Semakin cepat informasi diterima, semakin besar peluang api bisa ditangani sebelum meluas. Karena itu, masyarakat jangan ragu melaporkan jika menemukan asap atau titik api,” katanya.
Abdul Hafid juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, aparat, petugas pemadam, relawan, dan masyarakat. Menurutnya, pola penanganan yang terkoordinasi akan membuat langkah pencegahan maupun respons di lapangan menjadi lebih cepat dan terarah.
Ia menilai, dampak kebakaran tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat serta aktivitas sosial dan ekonomi. Karena itu, kesiapsiagaan harus dibangun secara bersama dan tidak menunggu hingga kebakaran meluas.
“Gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan harus terus dibangun. Jangan sampai kelalaian kecil justru menimbulkan dampak yang lebih besar,” tegasnya.
Abdul Hafid berharap masyarakat di seluruh wilayah Kalteng terus meningkatkan kewaspadaan dan mengambil bagian dalam menjaga lingkungan. Dengan keterlibatan warga sejak tahap pencegahan, potensi kebakaran diharapkan dapat ditekan sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih luas.
“Pemerintah dan petugas tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan untuk memperkuat pencegahan kebakaran sejak dini,” pungkasnya.

















Komentar