PALANGKA RAYA — Pemerataan akses internet di Kalimantan Tengah dinilai perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Masih adanya sejumlah wilayah yang belum menikmati jaringan telekomunikasi secara stabil berpotensi menghambat masyarakat dalam memperoleh pelayanan publik dan berbagai informasi penting.
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Okki Maulana, mengatakan perkembangan pelayanan publik yang semakin mengandalkan sistem digital membuat ketersediaan jaringan internet menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
“Internet saat ini bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan dasar yang mendukung pelayanan publik dan aktivitas masyarakat,” kata Okki, Minggu (9/8/2026).
Menurut dia, digitalisasi pemerintahan menuntut dukungan infrastruktur telekomunikasi yang memadai. Masyarakat di daerah, kata Okki, harus memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses layanan administrasi pemerintahan secara cepat dan mudah.
Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya terwujud di seluruh wilayah Kalteng. Masih terdapat daerah yang menghadapi keterbatasan jaringan maupun kualitas koneksi yang belum stabil.
“Ketimpangan akses ini harus segera diatasi agar seluruh masyarakat memperoleh pelayanan yang setara,” ujarnya.
Okki menilai persoalan konektivitas tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap layanan pemerintahan. Ketersediaan internet juga berpengaruh terhadap kesempatan masyarakat mendapatkan pendidikan, informasi kesehatan, serta memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan kegiatan ekonomi dan usaha.
Karena itu, ia mendorong pemerintah memberikan perhatian lebih besar terhadap pembangunan infrastruktur telekomunikasi, khususnya di wilayah yang selama ini masih minim jaringan.
Menurutnya, pemerataan konektivitas membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta operator telekomunikasi perlu membangun koordinasi agar perluasan jaringan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat sasaran.
“Diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan operator telekomunikasi agar pembangunan jaringan dapat menjangkau lebih banyak wilayah. Kolaborasi semua pihak menjadi kunci untuk mempercepat perluasan jaringan internet di Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Okki berharap pemerataan akses internet nantinya mampu memperkecil kesenjangan pelayanan antara masyarakat di perkotaan dan wilayah pelosok. Dengan konektivitas yang lebih baik, masyarakat di berbagai daerah di Kalteng dinilai akan memiliki peluang yang lebih besar untuk mengakses layanan publik, memperoleh informasi, serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.
“Dengan akses internet yang merata, masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah akan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan,” pungkasnya.



















Komentar